Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Mungkin anda merupakan salah satu yang terlahir bawah tahun 2000 pernah mencari hiburan pada permainan tradisional? Apa sih permainan yang buat kamu kagum dan sering memainkannya?

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Tierra Games -Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat beberapa kegiatan tradisional tergerus oleh waktu, termasuk didalamnya permainan tradisional. Saat ini hampir setiap anak pasti memiliki gadget masing-masing dan lebih menyukai permainan online seperti Mobile Legend, PUBG Mobile, Free Fire, dan game online lainnya. Permainan tradisional yang dulunya merupakan kegiatan yang menyenangkan perlahan demi perlahan dilupakan dan hanya digunakan di acara tertentu saja seperti saat lomba 17 Agustusan. Nah agar permainan tersebut tidak terlupakan yuk kita coba bahas.

Berikut Inilah Permainan Tradisional Masa Kecil

1. Petak Umpet

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Ketika permainan tradisional masih diminati salah satu yang menjadi favorit yaitu petak umpet karena tidak membutuhkan alat. Cara mainnya pun cukup mudah, dimana permainan ini dilakukan lebih dari 3 orang dengan 1 orang sebagai penjaga tembok. Sang penjaga akan menutup mata menghadap ke tembok sambil menghitung angka yang sudah disepakati contohnya angka satu sampai dua puluh lalu menemukan pemain lainnya yang bersembunyi. Pemain yang bersembunyi apabila berhasil menyentuh tembok tanpa ketahuan penjaga adalah pemenangnya. Tetapi bila ada pemain yang ketahuan saat mengumpat maka dia akan menjadi penjaga berikutnya. Semakin banyak pemain maka akan tambah seru permainannya loh.

2. Gobak Sodor atau Gasin

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Sama seperti petak umpet yang tidak membutuhkan sarana alat, permainan Gobak Sodor juga hanya mengandalkan pemain saja. Saat permainan berlangsung akan dibuat per regu atau kelompok yang terdiri dari 3-5 orang. Dimana setiap tim yang sedang menjaga akan diberikan batas berjaga. Tujuan utama dalam permainan ini adalah runner harus berhasil melewati penjagaan tim lawan agar tidak terkena sentuhan ke badan kita. Permainan ini cukup menguras tenaga sehingga dapat menjadi alternatif bermain sambil olahraga.

3. Gasing

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Permainan yang satu ini merupakan salah satu jenis favorit bagi anak pria, dimana cara mainnya menggunakan tali gasing beserta gasingnya. Untuk memainkannya hanya membutuhkan 2 orang atau lebih, dimana satu pemain akan memutar gasing terlebih dahulu dan pemain berikutnya harus menumbangkan gasing tersebut hingga berhenti. Pemenang dalam permainan ini adalah pemain yang mempunyai gasing dengan putaran terlama. Seiring perkembangannya pun gasing semakin inovatif dengan ukuran dan bentuk bervariatif.

4. Kelereng atau Gundu

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Mungkin beberapa dari pembaca masing mengingat permainan yang satu ini yaitu kelereng atau gundu. Pada kejayaannya permainan ini hampir dapat ditemukan di setiap gang, komplek, atau daerah. Permainan yang menggunakan benda kelereng ini cukup simpel dengan menyusun sebuah target, dimana target tersebut memiliki kelereng kepala, leher, dan badan. Bagi pemain yang berhasil mengenai kepala sampai berpindah posisi berhak mendapatkan semua kereng target. Selain dimainkan seperti itu ada juga pemain yang mengoleksi kelereng atau gundu dengan bentuk unik seperti putih binting-binting, mata kucing, dan lainnya.

5. Layang-layang

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Adapun permainan outdoor yang sering dimainkan anak lelaki yaitu menerbangkan layangan. Jenis permainan ini termasuk di kategori favorit bahkan sering dilakukan perlombaan. Layang-layang pada umumnya dibagi menjadi 2 yaitu layanan koang dan kertas. Hal yang membedakannya adalah layangan koang di terbangkan hanya untuk hiburan dengan bentuk yang lucu-lucu seperti kelelawar, barong, dll. Sedangkan layangan kertas biasanya dimainkan untuk di adu, cara adunya pun unik dengan bergelut di langit saat terbang dan pemain yang tali layangannya putus dianggap kalah. Pengaduan layangan tergantung pada cara main dan benang yang anda pakai.

6. Kotak Sembilan atau Petak Sembilan

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Tidak cuma untuk anak lelaki saja tetapi ada juga permainan untuk anak perempuan iaitu kotak sembilan. Permainan hanya memerlukan kapur untuk menggambar 9 kotak tersebut. Cara mainnya yaitu dengan melempar batu pada kotak lalu pemain harus mengambilnya dengan menggunakan satu kaki dengan menginjak kotak. Pemain yang berhasil kembali tanpa menginjak garis kotak dan mengambil batu tersebut dinyatakan sebagai pemenang.

7. Congklak

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Permainan tradisional berikutnya adalah congklak, yang dimana memakai alat papan beserta bisa congklaknya. Paman permainan akan terdiri dari 14 buah lubang kecil dan 2 buah lubang besar sebagai pemberhentian biji. Setiap lubang kecil akan terdapat 7 biji congklak dimana pemain yang berhasil mengumpulkan biji terbanyak di lubang besarnya akan menjadi pemenangnya. Permainan ini tidak memerlukan pemain banyak karena cukup 2 orang saja.

8. Lompat Karet

Nostalgia, Berikut Permainan Tradisional Masa Kecil

Permainan yang kedelapan yaitu lompat tali, game ini minimal dilakukan oleh 3 orang dimana 2 orang berperan sebagai pemegang tali karet dan yang satunya sebagai pelompat. Setiap rounde permainan akan memiliki tahapan level mulai dari lompatan setinggi mata kaki hingga kepala dan atas kepala. Pemain yang berhasil melewatkan semua level akan dinobatkan sebagai pemenang. Sedangkan pemain yang tidak berhasil akan bergantian menjadi pemegang tali.

Jadi itulah beberapa permainan tradisional yang bisa membuat anda mengingat masa-masa kecil. Jangan sampai permainan seru tersebut menghilang dan ajarkanlah kepada anak-anak jaman sekarang. Bila anda merasa sudah cukup tua untuk memainkannya bisa memilih permainan judi di Situs Judi Online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *